Rabu, 15 Januari 2014

Tetaplah Menjadi BINTANG!



Tetaplah menjadi Bintang walau kau tlah disana.

                AKU dan Bintang besar bersama-sama. Kami bertetangga sejak kecil. Kami berdua sudah seperti anak kembar. Hari-hari selalu aku lewati bersama Bintang. Bila kujauh dari Bintang rasanya seperti ada yang hilang.Pernah suatu ketika, aku tidak mau ikut tamasya karena aku berlibur tanpa Bintang. Kebetulan aku dan Bintang 1 sekolah dan 1 kelas. Bintang anak yang pintar, di kelas dia selalu mendapat ranking 1. Aku duduk sebangku bersama Bintang. Prestasiku ya tidak lumayan jauh dengan Bintang, aku selalu menduduki posisis 5 besar tapi sayangnya aku tidak pernah bisa menggantikan posisi Bintang di kelas. Tapi, Bintang orangnya baik hati dan sangat sederhana. Dia tidak ingin dianggap pintar oleh teman-teman sekelasnya, dia menganggap bahwa semua orang itu pintar dan tidak ada yang bodoh kecuali orang malas. Sudah pintar, baik, tidak sombong lagi. Itulah mengapa aku selalu ingin bersama Bintang.

Senin. Entah mengapa, aku mempunyai perasaan yang tidak enak hari ini. Ditambah lagi awan yang agak sedikit mendung membuat perasaanku makin kacau. Seperti biasa rutinitas ku tiap pagi, berangkat bersama Bintang. Aku sudah janjian bersama Bintang di tempat biasa kita bertemu. Tak lama kemudian, Bintang datang dengan muka agak berbeda. Mukanya sangat cerah sekali.
“Hoi, Ton. Udah lama nungguya?”
“Nggak kok, biasa aja.Tang, muka lo kenapa? Kayanya lagi cerah banget. Jatuh cinta yaa?”
“Ah masa sih, Ton? Mana jatuh cinta sih? Jatuh dari tangga aja sakit. Apalagi jatuh cinta. Haha.”
“Gue serius nih, Tang. Muka lo lagi beda banget hari ini.”
“Alhamdulillah, berarti gue gantengan dong? Hehe.”
“Haduh, terserah lo deh, Bro.”
Tak lama, angkutan yang kami tunggu datang menghampiri.
30 menit kemudian, tiba di sekolah dan langsung belajar serta mengerjakan tugas bersama Bintang.
“KKKKKRRRRIIIIIINNNNNGGGGGG!!!”bel pertanda bahwa pelajaran telah selesai berbunyi. Jam 3 sore, semua murid keluar kelas dan pulang kerumah masing-masing. Tapi tidak dengan aku dan Bintang. Aku dan Bintang masih disekolah untuk mengikuti ekskul bola.Aku dan Bintang memang hobby bermain bola. Bintang memang “bintang” di kelas, tapi kalau di lapangan hijau, aku yang menjadi “bintang”nya. Ya, Bintang memang agak kurang jika bermain bola, tapi dia tetap berusaha untuk bermain yang ‘apik’ dilapangan hijau.
Perlahan tapi pasti, rasa cemasku bertambah sehingga membuat konsentrasi ku buyar saat bermain.
“Toni, kamu kenapa? Main tidak seperti biasanya!! Ayo semangat!! Konsentrasri !!!” bentak pelatihku.
“Ton, lo kenapa? Kalo lo sakit gausah main bola aja. Istirahat dulu di bangku.” Tegur Bintang.
“Nggak apa-apa, Tang. Perasaan gue lagi nggak enak daritadi. Yaudah deh, gue istirahat dulu sebentar. Bilang sama pelatihya, Tang.”
“Perasaan gue kenapa jadi gaenak gini ya? Aduh ya Allah.” Gumamku.
Jam 6 sore. Tandanya ekskul futsal selesai dan saatnya solat maghrib. Aku berdoa kepada Allah smoga tidak ada apa-apa dengan perasaanku. Setelah selesai solat, aku dan Bintang pulang kerumah.
Diperjalanan menuju rumah, kami jalan santai. Kebetulan di seberang jalan ada penjual es kelapa. Bintang mengajakku untuk minum es kelapa. Entah mengapa, aku menolaknya. Padahal aku haus sekali saat itu.
“Tang, gausahlah. Kita pulang aja kerumah. Udah malem lagian, karena ada tugas, Tang.”
“Ini kan juga udah mau pulang, Ton.”
“Gausah deh, Tang..”
“Gue bayarin, Ton. Tenang aja.”
“Gausah, Tang. Perasaan gue lagi gaenak, Tang. Udah yuk balik aja.”
“Perasaan lo doang kok. Yaudah gue beliin yaa… ” Bintang tetap kekeuh dengan pendiriannya. Bintang akhirnya jalan menyebrang.
Tiba-tiba…
“BBBBIIIIIIIIINNNNNNNTTTTTTTTTAAAAAAAAAAAANNNNNNGGGGGGG!!!!!!!AWAAAAASSSSSSSSSSSSSSS !!!!!”teriak kusambil mencoba berlari.
“AAAHHHHHHHHHHHH” Tabrakan pun tak terhindarkan. Aku langsung lari melihat Bintang. Melihat muka Bintang yang penuh dengan darah. Aku panik disaat itu. Aku langsung teriak meminta tolong. Pengemudi yang menabrak Bintang langsung kabur entah kemana. Warga sekitar mencari kendaraan untuk membawa Bintang kerumah sakit terdekat. Aku langsung menelfon orangtua Bintang.
Saat di mobil, Bintang mencoba untuk berbicara kepadaku.
“Toon, maa..maa….a..fff…ffiiinn…. ggg…uuu….eeeyaa..aaa” Bintang melirih.
“Tang, lo gapapa!! Lo pasti kuat!! Sabar Tang, sebentar lagi kita dirumah sakit.”
Ya Allah, apa ini pertanda? Ya Allah jangan ya Allah.
Setibanya dirumah sakit, Bintang dibawa ke UGD. Aku tidak diperbolehkan untuk masuk.Tak berapa lama, keluarga Bintang datang.
“Ton, kenapa dengan Bintang, Ton?” tangisan Ibu Bintang meledak.
Lalu, aku menceritakan semuanya. Ibu Bintang makin tak kuasa menahan air matanya. Setelah itu, dokter keluar dari ruang UGD dengan muka yang amat sedih. Perasaanku sangat kacau.
“Dokter, gimana anak saya, Dok? Gimanaaaaaa???”
“Ibu tenang dulu,  Bu.  Maaf, Bu.  Kami sudah berusaha sekuat mungkin.  Anak Ibu sangat kehilangan banyak darah. Dan sangat amat disayangkan,  pada saat dirumah sakit anak Ibu sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Maafkan  kami, Bu.  Kami  hanya menjalankan tugas kami. Ibu yang sabar ya...”
“BINTANGGGGGGG!!!! MAAFIN GUEEEE!!!!” tangisku pun langsung meledak saat itu juga. Menyesal atas yang terjadi semuanya. Jenazah Bintang akan segera dibawa pulang untuk dimakamkan.  Aku seperti masih bermimipi atas apa yang telah terjadi kepada  Bintang sahabatku.  Kini, Bintang hidup diatas sana untuk menyinari kegelapan kita semua.
Selamat jalan Bintang. Tetaplah menjadi Bintang diatas sana.



"Sejujurnya, tulisan ini udah gue buat sejak tahun 2012. Dulu pas nulis ini gue ada niatan untuk nulis. Tapi ga pernah gue seriusin niat gue di saat itu. Mungkin ceritanya biasa aja sih, tapi gue bangga kok."

Selasa, 24 Desember 2013

INI 2013 KU, MANA 2013 MU?!

Gak berasa banget sekarang udah masuk bulan Desember, dan artinya udah masuk bulan terakhir dalam tahun ini. Pasti banyak banget kejadian yang elu alamin di tahun ini. Pastinya ada seneng, sedih, kesel, gereget, gemes sampe awkward moment. Sama sih dengan elu semua, gue juga punya cerita yang ga akan pernah gue lupain di tahun ini.

Gue seneng karena...
Alhamdulillah nya, gue udah masuk Universitas yang bokap nyokap gue mau (walaupun gue belum terlalu mau). Ya walaupun Universitasnya swasta, tapi udah termasuk "bagus" di daerah Bandung. Gue masuk jurusan Teknik Industri. Walaupun ga terlalu nyambung sama jurusan gue pas di SMK dulu (dan gue denger2 katanya jurusan gue dulu pas di SMK udah di apus, mungkin karena udah termakan usia kali ya...) tapi gue masuk universitas yang lumayan ada nyambung2nya sama jurusan gue pas SMK. Tapi lama-kelamaan gue makin tertarik sama jurusan gue (ya walaupun gue masih semester 1). Yaudeh disukuri aje dulu~ haha

Terus yang bikin gue makin seneng adalah, di tahun ini gue bisa putus dari pacar gue yang dulu sering bikin otak gue mumet. Walaupun dia pacar telama gue (4tahun lebih) tapi bukan berarti gue gabisa move on dari dia. Buktinya, pas gue putus sama dia, gue malah seneng banget. Beban gue ilang satu. Sempet nyesel sih pas mutusin dia, tapi kayanya gue makin nyesel kalo misalkan gue ga mutusin dia deh. Karena gue mikir, kalo gue makin dilanjutin sama dia, kapan gue senengnya? Soalnya gue pacaran lama sama dia, udah capek ngebatinnya. Selain capek ngebatin, gue juga udah bosen sama cerita cinta gue yang gak pernah berubah alurnya dari tahun ke tahun. Yaudahlah, males juga sih ngebahasnya.

Setelah putus dari mantan gue dulu, akhirnya gue menjomblo selama 6-7 bulan. Selama 6 bulan itu, gue menyibukkan diri gue dengan urusan kampus. Mulai dari gue ikut UKM taekwondo sampe mau ikut2an UKM band tapi gajadi. Mulai disibukkan dengan urusan tugas kampus yg beranak mulu dan akhirnya gue .....lupa cara nya pacaran itu gimana. Dan akhirnya...temen gue pun datang disaat yang tepat menurut gue. Seorang cowok yang bisa dikatakan pea nya lebih dari gue, ehm....gitu deh. Seorang temen deket yang 'susah move on' dari mantannya dan smsan sama gue dan berujung pada kata "Aku Sayang Kamu". Klasik sih kalo elu semua tau jalan ceritanya, tapi cerita cinta kita gak klasik kok *tsszzahhh....

Selain seneng, pasti ada sedihnya...
Sedih banget karena gue harus berpisah sama perkumpulan anak2 pea yang diridhoi oleh Allah, yaitu SWITCHING 19. Apalagi pas tau kalo misalkan jurusan Switching di SMK Telkom SP Jakarta udah dihapus, karena materinya diganti sama yang lebih update. Sampe sekarang gue masih kangen-sekangen-kangennya-orang-kangen sama perkumpulan orang pea yang diridhoi oleh Allah itu. Elu semua pasti pada setuju deh kalo misalkan masa SMA itu emang paling banyak cerita dan paling menyenangkan. Sesusah-susahnya elu pas SMA itu, pasti keganti sama candaan yang ada dikelas. Beda sama kuliah, orang-orangnya gak se-SOLID pas SMA (walaupun ada beberapa) dan dunia mahasiswa itu keras banget. Dulu, sekeras-kerasnya pas masa2 SMA, elu semua bakal ngelewatinnya itu bareng2. Berasa banget kekeluargaanya pas SMA. Gak kaya kuliah (mungkin butuh waktu untuk nyatuin anak2nya).

Tapi walaupun misah, kita masih suka ngumpul kok kalo liburan. Apalagi udah ada yang kerja, jadi kumpulnya makin yahud karena suka ada yang ngasih2 makan gratis gitu haha...

Ya intinya sih 2013 ini masih belum bisa menuin target2 yang gue mau. Semoga ditahun 2014 kesampean semua amiiinnnnn....

Selasa, 18 Juni 2013

PERGI TANPA KAU MEMINTA...

Aku yakin semua ini hanyalah kesalahanku sebagai manusia. Walaupun kesalahan ku masih bisa dikatakan manusia, tapi, tetap saja. Ini adalah sebuah kesalahan ku. Ya;

a. Aku salah, selalu menaruh wajahmu di setiap mimpiku
b. Aku salah, selalu mengingat mu disetiap kegiatan ku untuk menjadikan sebuah alasan 'semangat'
c. Aku salah, selalu 'tersenyum' disaat kau membalas semua perhatian ku
d. Aku salah, selalu menyelipkan namamu disetiap doa-doaku
e. Aku salah, selalu mengharapkan kebahagiaan ku bersamamu
f. Aku salah, selalu berfikir bahwa kamu beda dengan yang lainnya
g. Aku salah, selalu berharap menaruh 'sayang' ini kepadamu
h. Aku salah, selalu berfikir bahwa kamu lah yang akan bersama ku di kemudian hari
i. Aku salah, selalu menanggapi candaan yang kau berikan
j. Aku salah, selalu beranggapan bahwa kamu adalah sebagian jiwa ku.

"Hei Bodoh, bangunlah! Semua itu sudah kamu sadari, tapi kenapa kamu tak pernah melupakan dia? Dia sudah bersama seseorang, dan itu bukan KAMU. Hapus lah air matamu!". Ya benar. Diriku selalu berusaha untuk menyadarkan hati&perasaan ku.

Aku tau, kita tidak akan pernah bersatu. Entah karena apa. Walaupun kamu tau perasaan ku suatu saat, itu tidak akan merubah segalanya. Kita tak mungkin untuk saling melengkapi, memiliki, dan mencintai.

Aku justru takut untuk kehilangan kamu disaat kamu tau perasaan ku sebenarnya. Aku takut kamu menjauh, karena kamu ingin aku lupa dengan perasaan ku sendiri. JANGAN menjauh. Aku tau bagaimana pergi jauh disaat kau tak ingin bersamaku. Aku tau itu. Tapi ku mohon, jangan meminta ku waktu yang cepat untuk menghilangkan perasaan ini. Aku memendam rasa cukup lama kepadamu, itupun kamu tak tau. Lalu, seketika kamu ingin merubah semuanya dalam waktu yang singkat. Bukankah, aku memendam rasa dalam waktu yang lama tak menyakitkan? Ku mohon. Mengertilah. Aku punya beribu cara untuk melupakan kamu. Tapi, dengan waktu yang tak bisa ku tentukan.

Aku akan membiarkan kamu bahagia bersamanya walaupun perasaan ini tak se-bahagia kamu dengannya.

Kamis, 13 Juni 2013

MANTAN...

5 huruf yang punya berbagai macam arti buat setiap orang. Ada yang ga pernah mau kenal lagi sama yang namanya 'mantan', ada juga yang nangis ketika denger nama 'mantan', dan masih banyak deh respon orang sama mantan. Intinya, apapun respon elo itu, doi adalah orang yang pernah mewarnai kehidupan elo. Dan sekarang, gue mau deskripsiin mantan-mantan:

1. MANTAN ADALAH...
Kalo kata Bahasa Indonesia, Mantan itu merupakan salah satu kata yang mengalami ameliorasi (perbaikan makna). Sebenernya, mantan itu artinya bekas. Tapi kalo dibilang 'bekas' kayanya konotasinya lebih negatif gitu. 
Sebekas-bekasnya mantan itu adalah orang yang DULUnya pernah kita sayang. Yang pernah ngelewatin suka duka nya bareng. Yang ngasih tau ke kita apa itu artinya cinta, sakit, perih, kehilangan, tertawa, dan kasih sayang yang tulus. Pernah mewarnai hidup kita, dari pink jadi hitam atau sebaliknya. Tapi, yang namanya mantan pasti rasa sayang kita gak sama kaya pas kita masih pacaran dulu. Pasti rasa sayangnya udah berubah; agak sedikit berkurang atau sebagian ada yang malah tambah sayang sama mantannya. Itu semua tergantung pikiran elo semua mau nya gimana. Karena, walaupun dia udah jadi mantan kita, kita gaboleh benci sama dia. Kalo elo benci, tandanya elo gatau 'terimakasih'. Kenapa? Karena, dia sering banget kasih kita pelajaran pas kita masih jadi pacarnya dia, tapi kita nya aja yang gak sadar/ gak peka, atau kita nya terlalu menutup pikiran kita dan berpikir kalo emang dia itu bukan yang terbaik ngelakuin segala sesuatunya buat kita. Padahal kita gaboleh kaya gitu.

2. MANTAN = TEMAN DEKAT vs MANTAN = MUSUH
a. Mantan = Teman Dekat. Sumpah! Ini recomended banget. Karena, kalian gak akan putus silaturahmi kalian sama mantan. Kalian bisa saling sharing tentang apapun itu, setidaknya mantan termasuk orang yang ngerti keadaan kita gimana. Dan mungkin, si mantan juga termasuk orang yang dewasa yang bisa ngasih saran yang membangun kalo misalkan kita lagi diposisi bawah. Dia juga kadang suka ngingetin kita ketika kita lagi suka sama seseorang, sebatas ingetin kalo misalkan harus belajar dari pengalaman yang sempet gagal. Pokoknya curhat ke mantan itu beda, daripada kita curhat sama temen deket kita sendiri.

b. Mantan = Musuh. Mungkin ini karena pas putus dalam keadaan gak baik-baik. Harusnya, pas putus juga dalam keadaan baik-baik. Masa baiknya pas sebelum jadian doang? Kalo gitu mah emang ketauan ada maunya. Tapi, lumrahnya dalam mengakhiri sesuatu itu juga harus dalam keadaan baik. Apa untungnya juga sih punya musuh? Nah, makanya kalo punya mantan yang sekarang jadi musuh, coba deh kalian omongin baik-baik masalah kalian. Gak bosen berantem terus? Pas pacaran berantem, masa udah jadi temen tetep berantem juga? Perbanyak temen itu bisa menjadi salah satu faktor kesuksesan hidup loh!

Pada kenyataannya, semua perpisahan itu menyedihkan. Gak ada yang mau terpisah satu sama lain. Di dunia ini gak ada yang abadi. Tapi, di setiap perpisahan selalu ada hikmah yang dapat kita ambil. Pada intinya, jangan takut terhadap perpisahan, karena suatu saat nanti kita gatau apa yang Tuhan kasih ke kita setelah perpisahan itu berakhir. Semua ada masanya. Yakinlah, Tuhan akan menggantikan semuanya dengan yang lebih indah dari apa yang kita bayangkan



Selasa, 04 Juni 2013

lagu untuk pemula (gitar)

Untuk para pemula gitar, gue punya sedikit referensi nih buat yang baru belajar main gitar. Apalagi kalo yang otodidak. Ini adalah beberapa chord lagu yang sederhana:

1. A Thousand Years - Christina Perri
2. Aku Bukan Pilihan Hatimu - Ungu
3. Cinta Kan Membawamu Kembali - Dewa19
4. Demi Waktu - Ungu
5. Ingin Hilang Ingatan - Rocket Rockers
6. Mahadewi - Padi
7. Menanti Sebuah Jawaban - Padi
8. Mimpi Yang Sempurna - Peterpan
9. Payphone - Maroon 5
10. Perih - Vierra
11. Seluruh Nafas Ini - Last Child feat Gisel
12. Tak Ada Yang Abadi - Peterpan
13. Menunggumu - Peterpan feat Chrisye

Selamat mencoba! \m/

Senin, 03 Juni 2013

JOMBLO? Siapa takut?!

Hayhay...
Sore-sore gini gatau kenapa gue pengen banget ngepost. Dan kebetulan ada topiknya.
Topiknya adalah ngebandingin anatara JOMBLO dengan PACARAN.

Jujur aja sih, gue baru 1 bulan ngejomblo. Tapi, dibalik ke-jomblo-an gue, ada hikmahnya loh. Entah kenapa diluar sana, masih banyak banget orang yang 'belum' bersyukur dengan ke-jomblo-an mereka. Gue ngepost kaya gini, bukan berarti gue pengen jomblo seumur hidup juga, tapi gue cuma mau sedikit ngebuka pikiran kalian tentang yang namanya JOMBLO.

JOMBLO? Itu BAHAGIA! Bukan NGENES.
Ya emang sih, gabisa dimungkiri juga, kalo misalkan "malam minggu" adalah malam yang "terkutuk" buat para jomblo. Ya gimana gak terkutuk, orang setiap spot banyak banget orang pacaran. Yang pacaran sih enak, gak mikirin nasib jomblo gimana. Nah, yang jomblo kasian, ngeliat orang pada bawa security-nya masing-masing. Makanya, hormatilah para jomblo. Kalo misalkan Sabtu Malam, dirumah aja pacarannya hehe. Saling menghormati itu pahalanya besar banget! Haha.

Tapi, buat yang jomblo, jangan khawatir. Hari apesnya cuma sekali dalam seminggu. Coba kalo yang pacaran, belom tentu. Mereka bisa berhari-hari kalo lagi berantem sama pacarnya.
Langsung aja deh ya, buat yang jomblo nih beberapa fakta yang mungkin selama ini kalian gak sadar:

1. FINDING THE NEW EXPERIENCES
Jomblo : Hm...Ini loh yang kita kadang suka males untuk gali. Karena, rata-rata para jomblo itu masih suka galau yang berlebihan karena ditinggal pacarnya/keinget sama masa lalunya. Mulai sekarang, dibiasain untuk ga berlarut sama masa lalu. Renungin sama diri lo sendiri, lo punya potensi yang belum ke gali. Nah, mulai ngebiasain diri juga untuk melatih skill yang belum ke gali itu sendiri.
Pacaran : Kalian ngerasa dalam 'relationship' juga bukan berarti kalian ga bisa 'finding new experiences'. Tapi, yang kalian lakuin berdua itu, tujuannya buat kalian berdua. Coba disaat kalian sendiri, kalian lebih bebas dalam menggali potensi kalian.

2. JOMBLO ITU SIBUK
Jomblo : Bagi gue, jadi jomblo itu punya jam terbang yang padet banget. Dari mulai hang out sama temen-temen, terus kumpul untuk melakukan kegiatan amal gitu, atau mungkin yang lain. Nah, mungkin karena 'jomblo', kita jadi bebas ngelakuin aktifitas yang kita pengen tanpa harus minta izin sama pacar.
Pacaran : Kalian juga sibuk, tapi kalian sibuk sama urusan kalian berdua. Dari mulai nyari tempat buat nge-date, terus lebih banyak spending time ke pasangan masing-masing. Nah, terkadang masalah kaya gini bisa berimbas ke sahabat kalian loh. Sahabat kalian pasti akan lebih ngerasa kalo misalkan kalian lupa sama sahabat. Akhirnya, hubungan persahabatan kalian jadi renggang.

3. JOMBLO ITU BAHAGIA
Jomblo : Gue gak setuju tuh kalo misalkan dibilang 'JOMBLO ITU NGENES'. Ya tapi, se-ngenes-ngenesnya jomblo pas malem minggu doang. Itu juga kalo inget. Kan bisa aja jomblo lupa malem minggu karena udah asik hangout sama temen-temennya. Ya kan? Jomblo itu BAHAGIA. Terbukti. Hidup jomblo tuh mood nya stabil, gak kaya orang pacaran yang mood-mood-an kalo bales bbm pacarnya. Ya kan? Karena, jomblo tuh punya keasikan sendiri dan seru banget.
Pacaran : Kalo mood pacar ancur, pasti lo juga jadi males sama pacar lo. Karena lo jadi serba salah kalo misalkan pacar lo lagi mood-moodan. Nanti, kalo misalkan kita cuek, pacar ngerasa dia ga diperhatiin, giliran diperhatiin, maunya lagi pengen sendiri dulu. Serba salah kan?

4. JOMBLO ITU MANDIRI
Jomblo : Karena sendiri, jadi ngelakuin segala sesuatunya pasti mandiri. Dari mulai nonton, pergi ke kampus/sekolah, atau yang lain deh. Jadi, kita ga ngerasa ngegantungin hidup kita sama oranglain dan ga ngerepotin orang lain juga.
Pacaran : Kalo misalkan gak di jemput, bakalan ngambek. Padahal, si pacar lagi ada meeting penting. Kan kasian. Pacar kalian kan bukan ojeg.

5. DOSA BERKURANG
Jomblo : Ngaji bisa 1 juz setiap abis solat. Doanya bisa lama, karena ga ada yang ganggu kekhusyukan kita saat kita sedang bersenandung kepada Allah.
Pacaran : Ngajinya ga sebanyak para jomblo. Nanti kalo misalkan kita ngajinya lama, nanti pacar kita udah ngeping berkali-kali. Karena pacar kita pasti curiga, disangkanya kita lagi bbman sama orang lain. Padahal kita lagi berdoa supaya dia jadi jodoh kita. Tapi doa itu seketika gajadi di-amin-in sama kita, karena pacar kita udah bbm berkali-kali dan itu tandanya dia bawel dan gak percaya sama kita. Betul tidak???


Semoga para jomblo-ers diluar sana 'sedikit' kebuka pikirannya setelah membaca ini. Kita jomblo, bukan berarti dunia kiamat. Tapi, kita jomblo ya karena kita terlalu baik untuk dia (Positive Thinking). Sebenernya, masih banyak hikmahnya jadi jomblo. Tapi, gue rasa, kalian udah bisa menilai lah. Yang diatas cuma sebagian point penting aja. Tujuan gue nulis ini, bukan untuk menutup pintu hati kalian ketika ada seseorang mendekat. Tapi, ini cuma ingetin doang, kalo kalian tuh harus bersyukur walaupun kalian dibawah. Dan, intinya semua balik lagi ke personal masing-masing.

Gue ngepost ini juga bukan berarti gue pengen jadi jomblo terus-terusan atau ngebela kaum jomblo. Tapi emang karena, segala sesuatunya itu harus disyukuri. Allah itu tau banget yang TERBAIK buat kita. Jadi jangan risau urusan jodoh deh. Kita punya Tuhan yang Maha Segalanya.

(Posting ini cuma iseng-iseng ingetin doang. Karena, sebelum jadi jomblo gue juga pernah ngerasain juga pacaran yang cukup lama)